The Invitation: Menjagal, Melepas Agonia

Will (Logan Marshall-Green) seperti berimaji di balik kemudi mobilnya meskipun sang kekasih, Kira (Emayatzy Corinealdi) ada di sisinya. Brak!!! tetiba ada tumbukan keras di muka luar mobil Will. Seekor anjing hutan tertabrak, sekarat. Seketika itu, Will memungut kunci inggris di bagasi mobil dan memukul hingga tewas anjing malang yang tengah sangat menderita, agonia. Keduanya pun meneruskan laju kendaraan menuju kediaman rekannya di kawasan Hollywood Hills untuk merayakan suatu reuni bersama teman lama.

Tibalah mereka di sebuah rumah megah yang dulu dihuni Will. Ya, Will dan pemilik rumah, Eden (Tammy Blanchard), pernah hidup bersama dan memiliki putra di rumah itu. Tapi kini, Eden telah berpisah dengan Will dan memilih melanjutkan hidup bersama pasangan baru, David (Michiel Huisman). Di dalam rumah, sejumlah teman lama Will telah berkumpul. Mereka menyambut Will dengan antusias tapi Will lagi-lagi berimaji seturut dengan tatapannya ke pelbagai sisi dalam rumah itu. Satu per satu ingatan masa lalu bermunculan.

David dan Eden tidak ketinggalan menyambut Will dan Kira yang baru tiba. Selaku tuan rumah yang baik, David menawarkan anggur mahal kepada tetamu untuk disesap. Mereka semua bungah kecuali Will. Perjumpaannya dengan Eden, sang mantan istri, kian menyuburkan memori di kepalanya. Gambaran tawa dan laku gembira bersama Eden terus meriap. Imaji itu makin lengkap seiring dengan kenangan yang muncul bersama putra Will-Eden, Ty. Ketiganya hidup bahagia hingga sebuah peristiwa terjadi.

Laku Janggal Tuan Rumah

Tapi, imaji Will teralihkan lantaran laku janggal David dan Eden. Mulai dari semua jendela rumah yang kini telah berterali besi, kehadiran perempuan dan lelaki misterius, Sadie (Lindsay Burdge) dan Pruitt (John Carroll Lynch), hingga gelagat David yang risi dan mengunci pintu rumah seolah tidak ada seorang pun yang berada di dalam bisa keluar. David mengonfirmasi semua pandangan akan kejanggalan yang dilihat Will dan mengamini pinta Will agar kunci tergantung di pintu.

Kecurigaan Will semakin menjadi saat ia melihat Eden menelan sebuah pil yang dikonfirmasi kemudian oleh Will kepada rekannya, sebagai obat penenang. Ini janggal lantaran Eden mengaku kepada Will sudah hidup tenang pasca peristiwa yang menimpa anaknya, Ty. Dua tahun menghilang, rupanya Eden pergi ke Mexico dan menjalani ritual penenang diri dan hati. Di sana Eden bertemu dengan David, Sadie dan Pruitt. Dua tahun menyepi inilah yang kemudian memicu Eden untuk mengundang teman lamanya guna merayakan reuni.

Merasa berhasil dengan ritual yang dijalani, David mempromosikan “perguruannya” yang bernama The Invitation kepada tetamunya. Mereka yang menyaksikan video ritual yang diputar David, tercenung. Para tetamu terkesiap dengan rekaman perempuan yang tengah sekarat dan mengembuskan napas terakhir. Engah video itu menimbulkan kengerian, David mengajak tetamu bermain games. Di sinilah, Will kembali mendapati kejanggalan: Claire (Marieh Delfino), rekannya, yang memutuskan untuk pulang, seperti ditahan David. Will menyergah dan Claire bisa keluar rumah.

Teman-teman Will rupanya tidak merasakan kegelisahan seperti yang dirasakan Will. Will dianggap masih menyesali masa lalunya bersama Eden dan anaknya Ty. Meski begitu, Will tetap awas pada tiap laku tuan rumah dan orang-orang misterius. Puncaknya, Will beroleh pesan suara di ponselnya dari salah satu rekannya, Choi (Karl Yune), yang sudah berada di depan pintu rumah Eden sebelum Will datang. Tapi batang hidung Choi tidak ada. Kondisi ini memaksa Will mempertanyakan keberadaan Choi kepada David-Eden. Keduanya menjawab tidak sesuai harapan Will, tapi tetamu lain tetap menganggap Will seperti menderita kegelisahan yang akut, penderitaan yang amat-sangat, agonia.

Rupanya anggapan tetamu benar. Choi tetiba muncul dari luar dan menjelaskan dirinya kembali ke kantor sebelum mengetuk pintu rumah Eden. Ia baru datang dan mendapati suasana tegang di meja makan. Will menyesali prasangka buruknya kepada tuan rumah dan memilih untuk menenangkan diri di luar. Tapi lagi-lagi, kecurigaan itu kembali muncul saat Will melihat David menyalakan lentera merah dan menggantungnya di pohon. Will menganggap ada pertanda buruk dari penyalaan lentera itu. David menyalakannya dengan gelagat risi.

Komen Film

Sejak mula, film garapan Karyn Kusama ini secara jelas menempatkan aneka jejak yang mengarahkan penontonnya pada muara akhir plot. Misalnya, tentang peristiwa sadis yang bakal terjadi hingga para pelakunya. Tapi, penonton seolah dibiarkan menerka-nerka hal itu hingga 2/3 durasi film. Konfirmasi atas tebakan cerita para penonton baru muncul di 1/3 akhir durasi film. Meski begitu, ketegangan tetap muncul perihal siapa yang bakal jadi penyintas. The Invitation jelas masuk kategori thriller lantaran penonton sudah bisa menebak aktor teror sejak mula. Bisa masuk suspense bila penonton ragu-ragu menebak pelaku teror.

Tidak ada yang menarik dari dialog yang bertebaran sepanjang film. Tapi aneka informasi yang dikisahkan satu per satu, seperti dicicil, membuat penonton beroleh informasi baru dari waktu ke waktu. Kendati sebagian besar latar film hanya di bagian dalam sebuah rumah dengan sajian obrolan yang biasa saja, aneka kejutan yang dihadirkan pada tiap fragmen cukup untuk menahan keluhan itu. Bahkan di ujung cerita, penonton kembali beroleh kejutan ihwal aksi horor di Hollywood Hills.

The Invitation adalah cerita masa lalu Will-Eden dan putranya, Ty. Tema pemujaan kemudian menjadi perekat cerita thriller ini. “Perguruan” The Invitation dijadikan penyebab dari serangkaian aksi horor yang tersaji di film ini. Alur pengisahan mudah ditebak tapi nuansa tegang tetap terasa pada tiap fragmen. Inilah film sederhana dengan ritme ketegangan yang terus terjaga hingga pengujung. Catat! Tegang hingga akhir. Hehe (asw)

—–

The Invitation (2015)

Sutradara: Karyn Kusama; Penulis Naskah: Phil Hay, Matt Manfredi; Genre: Thriller; Durasi: 100 menit

Pemeran: Will (Logan Marshall-Green), Kira (Emayatzy Corinealdi), David (Michiel Huisman), Gina (Michelle Krusiec), Tommy (Mike Doyle), Miguel (Jordi Vilasuso), Ben (Jay Larson), Claire (Marieh Delfino), Eden (Tammy Blanchard), Sadie (Lindsay Burdge), Pruitt (John Carroll Lynch), Dr. Joseph (Toby Huss), Choi (Karl Yune)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s