Need for Speed: Melahap Balap, Melumat Kesumat

nfs-1
sumber gambar

Kasam itu seolah tak pernah menemui ujung. Hingga akhirnya Tobey menghubungi Anita untuk meminjam unit mobil. Anita yang sudah mengetahui tingkah licik Dino pun meluluskan pinta Tobey.

Tobey Marshall (Aaron Paul), sang mekanik, limbung. Seperti ada persoalan yang menggelayut di benaknya. Rekannya, Pete (Harrison Gilbertson), pun menduga demikian. Tobey seperti menyembunyikan hal yang tidak ingin diketahui sahabatnya sesama pengelola Bengkel Marshall Performance Motors peninggalan mendiang ayahnya.

Tapi misteri itu seolah terdedah ketika Dino Brewster (Dominic Cooper) menawari Tobey penyempurnaan performa Ford Mustang yang dirancang Caroll Shelby. Tawaran itu jelas menggoda karena ada imbalan seperempat bagian dari hasil penjualan mobil tersebut. Selain tentunya gengsi seorang mekanik bila turut serta menyempurnakan salah satu mahakarya Caroll, sang legenda perancang mobil.

Tobey langsung menerima tawaran. Tapi tidak dengan rekan-rekannya. Benny “Maverick” (Scott Mescudi), Finn (Rami Malek) dan Joe Peck (Ramon Rodriguez), serta Pete mempertanyakan keputusan Tobey. Para sahabatnya enggan bekerja sama dengan Dino karena ia dikenal licik dan sempat berseteru dengan Tobey. Salah satu sebabnya adalah polah Dino yang merebut Anita (Dakota Johnson), wanita yang pernah menjalin kasih dengan Tobey.

Namun Tobey berkukuh. Ia akhirnya menguar kabar ihwal keberlangsungan bengkel tempat mereka berkumpul. Beberapa waktu lalu, seorang perwakilan bank mendatangi Tobey dan mengabarkan bahwa dirinya belum melunasi tunggakan sehingga bengkel terancam disegel. Alasan itu kemudian menjadi motivasi Tobey dan rekannya untuk mengembangkan kecepatan Ford Mustang. Hingga akhirnya mobil itu pun terjual dengan harga yang melampaui target awal.

maxresdefault
sumber gambar

Seolah berakhir cerah namun di sinilah konflik bermula. Dino menantang Tobey balap. Sebabnya, Dino merasa direndahkan Tobey usai melihatnya melakukan uji kecepatan Ford Mustang yang kemudian menarik perhatian sang pembeli, Bill Ingram (Stevie Ray Dallimore). Tobey sukses melipat jarak lintasan hingga mobil melampaui kecepatan dasarnya.

Di depan Pete dan Julia Maddon (Imogen Poots), sang asisten Bill, Dino bertaruh 75 persen penjualan untuk Tobey bila ia kalah balap. Tapi Dino akan menarik separuh harga penjualan milik Tobey bila ia menang. Kata sepakat terikat. Dino kemudian mengajak Tobey dan Pete ke kediaman pamannya dan memamerkan tiga unit mobil ilegal Koenigsegg Agera asal Eropa. Masing-masing unit dikendarai Tobey, Dino dan Pete yang memaksa turut balap.

Baku balap pun tak terhindarkan. Tobey berhasil memimpin balap dengan Pete dan Dino di belakangnya. Pundi jutaan dolar seolah hanya tinggal beberapa mili “dicuri”. Namun tiba-tiba tumbukan terjadi. Dino menghantam bodi mobil Pete yang membuat kuda besi Pete terpelanting ke tepi jembatan, jatuh dan terbakar.

Tersentak melihat kejadian yang ada di balik kaca spionnya, Tobey urung menyentuh garis akhir dan memilih untuk berputar arah mendekati tempat kejadian tumbukan. Malang, Tobey tak kuasa menolong, Pete kecil pun tewas. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Tobey dijebak Dino.

Pasca kehilangan rekannya yang juga adik Anita (kekasih Dino), Dino harus mendekam di tahanan atas tuduhan kelalaian berlalu-lintas hingga menyebabkan kematian. Polisi hanya mendapati dua mobil yakni milik Tobey dan Pete.

Alur cerita melaju hingga dua tahun kemudian. Tobey bebas bersyarat. Namun ia tidak bisa melupakan kejadian yang menimpa Pete. Rupanya kesumat belum lumat di dadanya. Tobey menghubungi Ingram untuk meminjam Ford Mustang miliknya. Dia berencana mengikuti Balap Jalanan De Leon di California karena tersiar kabar Dino turut serta.

Untuk menarik minat Ingram, Tobey menawarkan imbalan semua unit mobil yang dia menangkan untuk Ingram. Tanpa ragu, karena pernah melihat aksinya di lintasan balap, Ingram mengamini permintaan Tobey. Ingram mengirim Julia untuk menemani Tobey dengan tujuan mobilnya tidak dicuri Tobey.

Di sini cinta Tobey bersemi. Sekayuh dengan lirik lagu Roads Untraveled yang menjadi original soundtrack film ini, Tobey mulai menyintai lagi. Setelah gagal dengan Anita, Julia seperti menjadi tambatan hati Tobey. Dalam perjalanan menuju California, pelbagai rintangan mereka lewati bersama. Termasuk berhadapan dengan aneka mobil besar 4×4 yang coba menghalangi Tobey turut serta membalap di ajang De Leon.

Rombongan mobil ini secara tak langsung diutus Dino yang telah menyiarkan imbalan bagi siapa saja yang berhasil membuat Tobey urung balap. Melalui siaran online Monarch (Michael Keaton), penyelenggara Balap De Leon, berita imbalan menggiurkan itu tersebar. Sempat lolos dari pelbagai hadangan, tumbukan keras akhirnya dialami Tobey dan Julia. Mobil yang mereka kendarai hancur luluh lantak dihantam mobil besar pasca registrasi keikutsertaan balap.

Kasam itu seolah tak pernah menemui ujung. Hingga akhirnya Tobey menghubungi Anita untuk meminjam unit mobil. Anita yang sudah mengetahui tingkah licik Dino pun meluluskan pinta Tobey. Seperti tabir yang kian terkuak lebar, Tobey dipinjami mobil Koenigsegg Agera merah yang dikendarai Dino saat menghantam bodi mobil Pete. Inilah satu-satunya bukti yang menerangkan Dino sang pembunuh Pete.

need-for-speed-movie-still-20
sumber gambar

Dengan kesumat yang menyala, Tobey menekan gas keras-keras menuju garis mulai Balap De Leon. Dino terenyak. Pikirannya tak fokus setelah melihat kendaraan yang ditunggangi Tobey. Balap pun dimulai dengan hanya mengikutkan lima peserta dengan tunggangan mobil mewah.

Pengujung film pun seperti mudah ditebak. Namun kasam yang menyelam di dada Tobey bukan kesumat yang tak mudah lumat. Tobey tidak berprinsip pada dendam jenis “nyawa dibalas nyawa.” Baginya, membuat jera Dino dan membuatnya sadar sudah cukup.

Akhir cerita, Tobey kembali dikurung dalam jeruji besi selama separuh tahun dan di saat pelepasannya, Julia menjemput Tobey. Film Need For Speed yang diadaptasi dari video game dengan nama yang sama ini sedikit banyak berhasil menampilkan aneka adegan balap dan baku tumbuk kendaraan yang menjadi khas video game itu sendiri.

Pemandangan lintasan pun didesain menyerupai tampilan dalam video game. Belum lagi atraksi mobil terbang yang biasa menjadi “senjata” pemain game saat hendak melalui jalan pintas. Penonton seperti tengah memainkan game sambil memegang stick saat film karya sutradara Scott Waugh (Sutradara) menampilkan suasana balap.

Bujet $66 juta dolar dengan durasi 132 menit agaknya berhasil membuat penonton tak gelisah ingin mengakhiri tontonan. Satu catatan lain untuk film yang rilis pada 14 Maret 2014 ini adalah kemunculan bioskop film Drive-In pada awal cerita.

Jenis bioskop terbuka dengan penonton yang duduk di mobil masing-masing ini masih aktif dan berkembang di Blue Ridge, Georgia. The Swan Drive-In ini ada sejak 1955 dan merupakan satu dari empat bioskop yang masih beroperasi di Georgia.

Kendati film ini tidak bisa lepas dari tema cinta, dendam dan balap yang bersanding dengan kematian, karya yang skenarionya digarap George Gatins ini laik disaksikan para pecinta film drama-aksi, khususnya balap mobil. Film ini minim orientasi imbalan dalam setiap balap yang tersaji. Ini hanya upaya melahap balap dan melumat kesumat.(asw)